Ketum KADIN Usul Dana PEN Dialokasikan untuk UMKM

Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan Perkasa Roeslani

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengusulkan agar dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dialokasikan untuk fasilitas kredit murah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pelaku usaha bisa mendapat modal kerja antara Rp 10-75 miliar dengan jangka waktu antara 3-5 tahun. “Jadi kalau bunga bank itu 10 persen, kita usul dikurang 6 persen. Bunganya hanya sekitar 4 persen saja,” tuturnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyambut baik. Ia mengatakan akan menambah anggaran dana hibah dan memperluas sektor penerima hibah pada tahun 2021 ini.

“Dana hibah ini sangat membantu walaupun yang tahun lalu (2020-red) hanya untuk pelaku usaha hotel dan restoran,” ucap Sandi saat bertemu para pelaku usaha di Kantor Kadin Indonesia beberapa waktu lalu.

Kendati begitu, Sandi mengakui pihaknya akan masih tetap fokus pada aspek kesehatan Pasalnya, aspek kesehatan masih jadi prioritas dalam pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah tetap akan mendahulukan aspek kesehatan. Vaksinasi COVID-19 pun baru akan dijalankan pada 2021. Jadi kita harus realistis lah untuk mendahulukan aspek kesehatan dan keselamatan itu,” tandas Sandi.

Data Kementerian Keuangan menyebut, secara umum pada periode akhir Desember tahun lalu, anggaran seluruh program PEN 2020 masih tersisa. Pertama, anggaran klaster kesehatan tersisa Rp 45,1 triliun. Kedua, insentif usaha dalam bentuk perpajakan masih ada Rp 65,88 triliun.

Ketiga, anggaran dukungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan korporasi tersisa Rp 52,57 triliun. Keempat, anggaran untuk dukungan sektoral, Kementerian/Lembaga (K/L), dan pemerintah daerah (pemda) tinggal Rp 8,09 triliun.

Kelima, anggaran stimulus Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih sebanyak Rp 8,38 triliun. Keenam, klaster perlindungan sosial dengan sisa anggaran sebesar Rp 12,22 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *